body{display:block; -khtml-user-select:none; -webkit-user-select:none; -moz-user-select:none; -ms-user-select:none; -o-user-select:none; user-select:none; unselectable:on;}

Jumat, 23 Februari 2018

MACAM MACAM BENTUK API UNGGUN

A.        BENTUK PYRAMID
1.       Kayu disusun yang berbentuk pyramid makin tinggi kayu yang di tumpur makin kecil

2.       Pyramid ada yang berbentuk segi tiga ada yang berbentuk segi empat

B.        BENTUK PAGODA
Di tengah terdapat kayu besar sebagai sanggahan kayu-kayu yang akan disandarkan, dan kayu yang  tengah diusahakan menggunakan kayu yang mudah terbakar

C.        BENTUK PAGODA ROBOH
Bentuk pagoda roboh ini ujung kayu diatur agar bertemu di tengah-tengah. Di tempat pertemuan kayu


MAKNA API UNGGUN

     Yang harus kita ketahui dalam mengadakan acara Api unggun adalah selalu memperhatikan apa dibalik acara tersebut, disinilah yang harus kita siapkan secara matang dan tetap berhaluan atau menggunakan aturan yang berhubungan dengan PDK & MK, AD & ART serta TRI SATYA & DASA DARMA.

Baca Juga seputar :

Api unggun merupakan salah satu bentuk kegiatan dialam terbuka khususnya pada malam hari. Pada mulanya api unggun digunakan sebagai tempat pertemuan disamping sebagai penghangat badan dan menjauhkan dari ganguan dari binatang buas.

Dalam kegiatan Pendidikan Kepramukaan api unggun dilaksanakan sebagai acara hiburan dengan suasana yang riang gembira.

Tujuan diselenggarakan api unggun adalah untuk mendidik dan menumbuhkan keberanian dan kepercayaan pada diri sendiri melalui cara berpentas dan berusaha menjadi anggota pengisi kegiatan tersebut.

NILAI PENDIDIKAN DARI API UNGGUN
Diantaranya :
1.   Mempererat persaudaraan
2.   Memupuk kerjasama (gotong-royong)
3.   Menambah rasa keberanian dan kepercayaan diri
4.   Membuat suasana gembira dan kebebasan
5.   Mengembangkan bakat dan kreativitas
6.   Memupuk disiplin bagi pelaku dan penonton
7.   Membuat pelaku menjadi lebih kreaif/ Imajinasi Positif yang timbul pada dirinya.

TATA CARA PELAKSANAAN API UNGGUN
* Tempat diselenggarakannya api unggun ialah dimedan terbuka berupa lapangan yang cukup luas, tanahnya kering dan permukaan tanahnya rata.
* Bila api unggun dilaksanakan di lapangan berumput yang tumbuh dengan baik, maka pada tempat yang direncanakan tersebut, rumputnya dipindahkan terlebih dahulu untuk kemudian ditanam kembali sesudah api unggun selesai.
* Setelah kegiatan berapi unggun selesai, lokasi api unggun harus BERSIH seperti semula, tidak terlihat bekasnya.
* Tidak merusak lingkungan.

YANG PANTAS MENGIKUTI API UNGGUN
Adalah Pramuka Golongan Penggalang, Penegak dan Pandega. Pramuka Siaga tidak diperkenankan mengadakan kegiatan api unggun, karena :
>>> Cuaca malam hari di alam terbuka sangat rawan bagi kesehatan anak seusia Siaga.
>>> Anak usia Siaga belum mampu mengendalikan diri, sehingga sangat menghawatirkan bila mengikuti api unggun.
>>> Kegiatan pengganti api unggun untuk anak Siaga dapat dilaksanakan pada siang hari dalam bentuk Pesta Siaga, Panggung Gembira, Gerak, Lagu dan sebagainya.

Baca Juga :

Kamis, 22 Februari 2018

KIM (Keterampilan Indera Manusia)

     Sebagian orang mengatakan bahwa KIM adalah kependekan dari Keterampilan Indera Manusia. Sebenarnya KIM adalah nama seorang anak yang pernah dilatih pengamatan Dinas Rahasia Kepolisian India. pertama kali latihan, kemudian KIM dibiarkan selama satu menit memperhatikan piring yang penuh muriara, kemudian KIM memberikan laporan apa yang telah diperhatikan dan dilihat saat itu. Pada pertama kali aa tidak dapat mengingat apa-apa, akan tetapi sesudah latihan berulang-ulang dapatlah ia menguraikan satu persatu mutiara itu. Pemain KIM adalah permainan untuk memperdayakan perhatian. Permainan keterampilan KIM sebagai mana tersebut diatas adalah berasal dari nama seorang yang bernama KIM, yang mau lengkapnya adalah KIMBALL O'HARA.


     KIM adalah seorang yang terkenal dan termasyhur dikalangan Dinas Rahasia Kepolisian India. Saat itu, karena sejak kecil sering latihan mengingat sesuatu, KIM sangat berhasil dalam pekerjaanya sebagai mata-mata dan karena itulah ia terkenal dan termasyhur dikalangan ketentaraan Inggris dalam dinas rahasia (Inteligence Service).

     Sebagai pengharaan yang besar terhadap Kimball O'hara. Dibuatlah permainan keterampilan yang disebut ..... permainan ..... yang perlu dikembangkan dalam kepramukaan adalah KIM:
1.   Pengelihatan
2.   Ingatan
3.   Pendengaran
4.   Penciuman/Bau, dan
5.   Perasaan/ rasa/raba.



A.    PENGELIHATAN

    Adalah bentuk permainan untuk melatih pengelihatan melalui pengamatan.
a)      Warna

Ada beberapa warna yang ditempel, anggota pramuka melihat, mengamati dengan waktu tertentu kemudian mengumpulkan/menulis warna apa saja yang baru dilihat.

Contoh KIM  Warna
-          Anak-anak Siaga mengamati berbagai warna (media dapat menggunakan kertas atau tayangan LCD proyektor) selama satu menit.
-          Kemudian anak-anak Siaga mengingata dan menulis di lembar jawab atau menyebutkan di depan Pembina.
-          Kegiatan ini melatih daya ingat peserta didik dalam rangka peningkatkan kecerdasan intlektual dan melatih fungsi mata serta pengenalan warna.

b)      Gambar
Memperhatikan dua buah gambar serupa tap tidak sama. Pramuka diberi tugas menulis bentuk bagian gambar apa saja yang tidak sama.

Contoh KIM  Gambar
o   Anak-anak Siaga mengamati gambar serupa tapi tak sama
o   Kemudian anak-anak Siaga mencari perbedaanya dan menandai.
o   Kegiatan ini melatih kecermatan pengamatan serta meningkatkan kecerdasan emosional.

c)      Kata/Huruf
Memperlihatkan banyakk kata yang ditulis secara acak/tidak teratur/ruwet, sambil mengamati Pramuka menyebutkan/menulis kata yang bertulis salah/benar


BERIKAN KOMENTAR DONK KAKA SEPUTAR TEORI INI, SUPAYA TERUS DAPAT BERBENAH!

Rabu, 21 Februari 2018

CARA MENAKSIR ARUS DAN BERAT + GAMBAR

1.   CARA MENAKSIR KECEPATAN ARUS   

Menaksir kecepatan arus air dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut.

Caranya sebagai berikut.

a.         Tentukan terlebih dahulu jarak AB, misalnya 10m.
b.        Lepaskan benda terapung (bahan yang ringan seperti : daun, kertas dsb) dan sampai pada batas memerlukan waktu 0 detik
c.         Rumus kecepatan arus = jarak dibagi waktu.




2.   CARA MENAKSIR BERAT

a.         Cara menimbang
     Dengan menyeimbangkan salah satu benda  yang sering dibawa dan telah diketahui berat sebenarnya misalnya botol yang berisi air.
A = Berat yang ditaksir
B = Berat yang diketahui

Rumus =



Selasa, 20 Februari 2018

MENAKSIR LEBAR ATAU JARAK + GAMBAR

A.   Cara Napoleon

Lebar sungai AB = Jarak AC
     Berdirilah lurus dengan sebatang pohon yang ada disebrang sunagi. Pakailah topi lapangan. Berdirilah tegak, serongkan topi sehingga ujung/pinggir topi segaris dengan pohon (AB). Kemudian hadap kanan dengan tidak menggerakan kepala.

     perhatikan jatuhnya pandangan tang segaris dengan topi dengan mata dan tempat itu (AC). Lebar sungai AB = Jarak AC

B.   Cara Segitiga

Mengalihkan pandangan segitiga siku-siku
C = tanda yang dibuat dari tongkat / tanda lain
AC dibuat sama CE
Kalau AC = CE maka AB = DE

Sehingga lebar sungai AB dapat diukur dari panjang DE.

C.   Menggunakan Kompas Bidik
Dengan mencari sudut 45 derajat.

Baca juga

Senin, 19 Februari 2018

CARA PEMBERIAN DAN PEMAKAIAN TANDA PENGENAL

     Pemberian dan pemakaian tanda pengenal Gerakan Pramuka diatur dan ditentukan sebagai berikut : (dasar PP SK Kwarnas no. 055 th. 1982)

1.       Pemberian:
a.       Sesuai dengan pengertian, maksud, tujuan dan fungsi Tanda Pengenal tersebut diatas. Maka tanda pengenal Gerakan Pramuka hanya dibenarkan untuk diberikan kepada dan dipakai oleh seorang anggota Gerakan Pramuka dan bukan anggota Gerakan yang telah memenuhi syarat-syarat tertentu.
b.      Syarat-syarat yang dimakud diatur dalam petunjuk penyelenggaraan yang berkaitan dengan masing-masing Tanda Pengenal
c.       Mereka yang tidak memenuhi syarat-syarat seperti yang dimaksud tersebut diatas, dinyatakan tidak berhak dan tidak dibenarkan mengenakan Tanda Pengenal Gerakan Pramuka pada Pakaian seragam Pramuka.

2.       Pemakaian:
Hak atas pemakaian Tanda Pengenal Gerakan Parmuka selalu disertai dengan tanggung jawab dan kewajiban pemakaiannya, untuk:
a.       Menjaga nama baik dirinya, satuan dan Organisasi Gerakan Pramuka
b.      Berusaha memanfaatkan dan mningkatkan kemampuannya sesuai dengan makna tanda pengenal yang dipakainya
c.       Berusaha mengamalkan satya dan darma Pramuka serta menunjukan nilai kehormatan dirinya sebagai seorang Pramuka.
d.      Tanda pengenal yang dapat dikenakan pada pakaian seragam Pramuka adalah tanda yang sah, yaitu yang diatur dengan Petunjuk Penyelenggaraan.
e.      Tanda-tanda lain yang tidak diatur, tidak sesuai atau bahkan bertentangan dengan Petunjuk Penyelenggaraan, tidak dibenarkan untuk dikenakan pada pakaian seragam Pramuka.

CARA MENAKSIR TINGGI + GAMBAR

     Menaksir dalam kepramukaan adalah mengukur tanpa menggunakan alat sebenarnya untuk memperoleh hasil mendekati ukuran sebenarnya, atau sebenarnya yang dimaksud adalah meteran untuk mengukur panjang atau jarak. Timbangan untuk mengukur berat.

     Kegiatan menaksir diberikan, bertujuan melatih ketekunan, ketelitian, kecerdasan, dan tanggung jawab.

CARA MENAKSIR TINGGI
     Cara yang digunakan untuk menaksir tinggi ada beberapa macam yang dapat disesuaikan dan kondisi yang ada.
1.   Cara India

2.   Dengan cara menggunakan perhitungan rumus

A : Tongkat yang sudah diketahui ukurannya
B : Jarak antara tongkat dan pohon
C : Jarak tongkat dan pengamat
D : Pohon yang sudah ditaksir
                       A (B+C)
Tinggi pohon      C

3.   Menggunakan Segitiga sama Sisi

Rumus : P=A
P : Tinggi pohon
A : Jarak dengan pengamat

Menggunakan sudut 45 derajat

4.   Dengan Cara Mengalihkan Pandangan




A : Tongkat Pramuka yang sudah diketahui ukurannya
P : Tinggi pohon

Misal : misal pengamatan pada tongkat yang dialihkan ada 3 tongkat P = 3 X A


Minggu, 18 Februari 2018

PENGELOMPOKAN TANDA PENGENAL GERAKAN PRAMUKA

Bagai mana macam Tanda Pengenal Gerakan Pramuka dikelompokan dalam 5 kelompok, yaitu :

1.       Tanda Umum, ialah :
Tanda tutup kepala, setangan leher atau hasduk, tanda pelantikan, tanda harian, tanda kepramukaan sedunia (putera puteri).

2.       Tanda Satuan, ialah :
Tanda Barung, tanda regu, tanda sangga, tanda satuan terkecil lainnya, tanda gugus depan, kwartir dan majelis pembimbing, tanda krida dan satuan karya, lencana daerah dan tanda wilayah, tanda satuan Pramuka luar biasa dan tanda satuan lainny.

3.       Tanda Jabatan, ialah :
Tanda Peminmpin dan Wakil Pemimpin : Barung, regu, sangga, dan lain-lainya, tanda Pemimpin dan Wakil Pemimpin Krida dan Satuan Karya, tanda keanggotaan Dewan Kerja Penegak dan Pandega, Tanda Pembina dan pembantu Pembina : Siaga, Penggalang, Penegak dan Pandega, serta Tanda Pembina Gugusdepan, tanda Pelatih Pembina Pramuka, tanda Andalan dan Pembantu Andalan dan tanda jabatan lainnya.

4.       Tanda Kecakapan, ialah:
Tanda Kecakapan Umum (SKU), Tanda Kecakapan Khusus (SKK), dan tanda keahlian lainnya bagi orang dewasa serta tanda Pramuka Garuda.

5.       Tanda Kehormatan, ialah :
Untuk anak didik : tanda penghargaan kegiatan, bintang tahunan, bintang keberaniaan, bintang untuk orang dewasa : Bintang masa bakti, bintang pancawarsa, bintang keberanian, bintang jasa (dharma bakti, melati, tunas kencana).

6.       Bentuk ukuran, warna dan persyaratan :
Bentuk, ukuran, warna dan persyaratan, untuk menerima Tanda Pengenal Gerakan Pramuka diatur dalam petunjuk penyelenggaran tersendiri.

Baca Juga tentang :
BAGAIMANA PEMBERIAN DAN PEMAKAIAN TANDA PENGENAL?

MACAM-MACAM TANDA PENGENAL DALAM GERAKAN PRAMUKA

     setelah adik-adik mengikuti beberapa kegiatan / aktif dibidang kepanduan Gerakan Pramuka. Maka timbullah dibenak pikira adik-adik tentang seputar beberapa tanda-tanda dalam Gerakan Parmuka yang harus dipahami.

     Dan kali ini kaka akan berbagi seputar tersebut yang teorinya didapat dari buku aliasnya salinan dari buku, jadi tak usah ada keraguan untukmembacanya, namun semua teori yang kaka bagikan ini semata-mata hanyalah untuk membantu perkembangan pola pikir adik dan sebagai refrensi pula. Maka jangan jadikan sebuah pedoman utama selagi masih berbeda jauh dari teori lain yang berhubungan dengan judul ini, bagi kaka si materi yang kaka bagikan ini tidak jauh berbeda dengan yang kaka pelajari disetiap Keprmukaa.

baiklah kal ini mari kita mengingat kembali seputar TANDA PENGENAL DALAM GERAKAN PRAMUKA.

* Apa tanda pengenal dalam gerakan pramuka?
Tanda pengenal dalam Gerakan Pramuka adalah tanda-tanda yang dikenakan pada pakaian seragam Pramuka, yang dapat menunjukkan diri seorang anggota Gerakan Pramuka, satuan, kemampuan, tanggung jawab, daerah asal, wilayah tugas, kecakapannya dan tanda penghargaan yang dimiliki.

* Tanda pengenel Gerakan pramuka secara garis besarnya meliputi:
1.   Tanda Umum:
Yaitu tanda yang dipakai secara umum oleh semua anggota Gerakan Pramuka yang sudah dilantik, putera maupun puteri, misalnya tanda tutup kepala, setangan leher dan sebagainya.

2.   Tanda Satuan
Yaitu tanda yang dapat menunjukkan Satuan/ Kwartir tertentu Tempat seorang anggota Gerakan Pramuka tergabung, dalam hal ini dimaksudkan mulai dari satuan terkecil diGugusdepan sampai satuan Tingkat Nasional.

3.   Tanda Jabatan
Yaitu tanda yang menunjukan tanda jabatan dan tanggungjawab seseorang dalam lingkungan Gerakan Pramuka.

4.   Tanda Kecakapan
Yaitu tanda yang menunjukkan kecakapan, Ketrampilan, ketangkasan, kemampuan, sikap dan usaha seorang Pramuka dalam bidang tertentu sesuai dengan golongan usianya.

5.   Tanda Kehormatan
Yaitu tanda yang menunjukkan jasa atau penghargaan yang diberikan kepada seseorang atas jasa, darma bakti, dan lain-lainnya, yang dianggap cukup bermutu dan berguna bagi Gerakan Pramuka, Gerakan Kepramukaan sedunia, Masyarakat, bangsa, negara dan umat islam.


Disarankan untuk baca artikel dibawah ini.


Kamis, 15 Februari 2018

CONTOH SANDI AMBALAN

Dengarkanlah kata kata sandi ambalan kita:
=  disanalah ia bersiri
    Putera puteri indonesia sejati
    Tegak tubuhnya
    Teguh imannya
    amal ibadat menghiasi hidupnya
    manusia yang selalu takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa

=  Yakin akan keesaan dan keagunganNya
    Selalu mensyukuri nikmat Tuhan yang dirasakannya
    dengan melindungi alam dan melestarikan lingkungan
    Ciptaan Tuhan yang tiada bandingannya

=  Tegak, diam dan tenang
    Wajahnya cemerlang
    Matanya memancarkan sinar kasih sayang
    Yang menggurdi dihati orang
    Sikapnya yang ramah dan sopan
    ciri ksatria yang tampan
    Patriot Indonesia yang dibanggakan

=  Ketenagannya membuktikan kemenangannya
    Kemenangan atas gejolak jiwa
    yang bergelora selama menjadi pemuda


METODE DAN ALAT LATIHAN

     Kegiatan kepramukaan harus dilaksanakan dengan prinsip dasar metodik pendidikan kepramukaan, antara lain dalam bentuk kegiatan menarik yang mengandung pendidikan. Agar kegiatan itu menarik bagi peserta didik, maka penyajian bahan kegiatan harus dilakukan dengan berbagai variasi, yaitu menggunakan berbagai macam metode dan alat latihan.



METODE
Berbagai macam metode yang dapat digunakan, antara lain:
1.       Pemecahan masalah, misalnya membaca tulisan sandi, mencari jejak, dan lain-lain
2.       Tak terduga (surprise) misalnya member hadiah ulang tahun, member penghargaan regu, dan sebagainya
3.       Lomba, baik secara perorangan atau secara kelompok
4.       Kerja kelompok, dengan pemberian tugas kepada kelompok untuk mengerjakan suatu pekerjaan
5.       Demonstrasi (peragaan) dengan memperhatikan suatu kecakapan tertentu
6.       Diskusi, yaitu memperbincangkan suatu masalah dan berusaha mengatasi masalah tersebut
7.       Pangkalan, yaitu menggunakan beberapa pangkalan sebagai tempat untuk member latihan tentang beberapa hal sekaligus dalam waktu yang sama.
8.       Bermain peran, yaitu melakukan peran tertentu dalam rangka menanamkan suatu sikap agar lebih dihayati oleh peserta didik (PesDik)
9.       Curah Gagasan (Brainstroming), yaitu cara untuk mengumpulkan banyak gagasan dalam waktu yang singkat
10.   Belajar sambil melakukan (learning by doing) yaitu peserta didik diberi latihan, tetapi sekaligus dengan mempraktekannya.
11.   Belajar sambil mengajar (learning by teaching), yaitu peserta didik mengajarkan sesuatu kepada orang lain, sambil ila belajar sendiri
12.   Dinamika kelompok, yaitu metode yang digunakan untuk membuat agar peserta didik dalam kelompok menjadi bergerak atau dinamis
13.   Ceramah, yaitu pemberian informasi dengan cara monolog, dan diakhiri dengan Tanya jawab.

ALAT-ALAT LATIHAN
Agar latihan dapat menarik dan tidak menjenuhkan,, selain digunakan variasi metode, dapat pula diusahakan dengan menggunakan berbagai alat latihan.
1.
Ditinjau dari keasliannya dapat dibedakan:

a.       Benda asli, artinya benda yang sesungguhnya
b.      Benda tiruan atau model, benda yang dibuat dari bahan lain tetapi bentuknya seperti benda asli; mungkin ukurannya lebih kecil.

2.
Alat yang berbentuk gambar

a.       Gambar atau lukisan
b.      Poto atau slide
c.       Filem atau video

3.
Alat yang berbentuk barang cetakan dan tulisan

a.       Surat kabar, majalah, bulletin, brosur
b.      Surat
c.       Kartu nama, kartu undangan

4.
Bahan alam sekitarnya

a.       Tumbuh-tumbuhan hidup atau yang dikeringkan, daun kering dan lain-lain
b.      Binatang
Pasir, tanah liat, kayu, batu padas, dal lain-lain
c.      Buku

5.
Perlengkapan pramuka

a.       Tali, tongkat, pluit
b.      Peta, kompas dan lain-lain
c.       Bendera morse, bendera semaphore

6.
Perlengkapan keterampilan

a.       Pisau, belati, kapak
b.      Alat masak dan lain-lain

7.
Perlengkapan permainan

a.       Bola (berbagai macam)
b.      Alat olah raga
c.       Berbagai macam mainan

8.
Barang bekas

a.       Kaleng susu, kaleng mentega, kaleng roti
b.      Bungkus rokok, kotak korek api
c.       Botol kecap dan lain-lain


YANG PERLU DIPERHATIKAN
*  Pembina harus mampu memilih alat dan metode yang tepat dan mampu membuat variasi. 
*  Usahakan menggunakan alat yang praktis dan ada disekitar tempat latihan
*  alat yang digunakan "siap pakai" dan tidak membahayakan.


Jumat, 09 Februari 2018

PRAKTEK CONTOH PELANTIKAN

1.       Pada dasarnya seseorang dinyatakan menjadi anggota Gerakan Pramuka sesudah yang bersangkutan dilantik atau dikukuhkan sebagai anggota Gerakan Pramuka dengan mengucapkan janji, ikrar atau pernyataan tertentu.
2.       Upacara pelantikan merupakan saat pengesahan dan pengakuan keanggotaan seorang Pramuka, atas kehendak pramuka yang bersangkutan secara sukarela  tanpa paksaan atau tekanan orang lain.
3.       Sesudah Pramuka tersebut dilantik, ia harus ikhlas pula untuk mengikuti dan mentaati segala ketentuan dan peraturan yang ada didalam Gerakan Pramuka.

4.       Karena pentingnya saat pelantikan tersebut, maka diharapkan peserta kursus memahami dan menghayati arti upacara tersebut.



Tujuan
tujuan peragaan upacara pelantikan ini adalah agar para peserta kursus
1.       Memahami bahwa upacara pelantikan penting artinya dalam pembinaan peserta didik, karena:
a.       Upacara pelantikan bertujuan membentuk manusia yang berbudi luhur, Takwa kapada Tuhan, menghargai orang tuanya dan sesame manusia, cinta tanah air dan bangsanya.

b.      Keberhasilan upacara pelantikan, dalam arti Pramuka yang bersangkutan mendapat kesan mendalam dengan peristiwa upacara janji ( sebagai bagian upacara yang terpenting), akan berpengaruh dalam hidupnya sesudah saat itu.

2.       Mengerti persiapan, tatacara dan perlengkapan yang digunakan pada upacara tersebut.

Pelaksanaan
1.       Mengerti persiapan, tatacar
Persiapkan yng perlu dilakukan adalah mengenai:
a.       Tempat dan waktu
b.      Alat Perlengkapan
c.       Acara Upacara
d.      Petugas upacara
e.      Peserta upacara
Semuanya hendaknya sudah direncana dengan baik, tertib dan rapi, sehingga pelaksanaanya kemudian tidak mengalami hambatan.

Bila mungkin peserta upacara pelantikan pramuka yang sesungguhnya dan dalam hal ini orang tua si Pramuka perlu diundang untuk hadir menyaksikannya.

2.    Pelaksanaan
a.       Lakukanlah upacara pelntikan dengan tatacara seperti yang diatur oleh Kwartir Nasional dengan petunjuk penyelenggaraan upacara.
b.      Laksanakan hal-hal yang pokok, jangan banyak MENAMBAH vARIASI yang mungkin akan ditiru oleh peserta sehingga mengaburkan arti pelantikan yaitu upacara janji pramuka.
c.       Pelaksanaan upacara pelantikan dengan hikmat, tertib dan tidak tergesa-gesa dengan suara yang cukup terdengar oleh semua peserta, sehingga upacara berkesan dan tetap menonjolkan ucapan janji sebagai pokok acara.
d.      Kurangilah gerakan-gerakan yang tidak diperlukan dalam upacara itu.

e.      Hendaknya tidak menambah variasi dengan hal-hal yang menimbulkan kesan mistik yang bertentangan dengan ketentuan agama, atau masih berbau feudal.

3.    Penilaian dan Penyelesaian
selesai peragaan upacara pelantikan dapat dilakukan:
a.       Pemberian penilaian tentang jalannya upacara
b.      Penjelasan yang diperlukan tentang upacara tersebut. Sebaiknya tidak perlu ada penjelasan sebelum peragaan, karena selain membangun waktu, sulit dimengerti oleh mereka yang belum pernah menyaksikannya.
c.       Hendaknya diperhatikan bila ada peserta khusus yang belum pernah mengalami upacara Pelantikan Penegak/ Pandega, sedang yang bersangkutan mungkin akan mengalami upacara tersebut, sebaiknya mereka tidak diikutsertakan melihat peragaan upacara Pelantikan Penegak/ Pandega.
d.      Bukalah kesempatan bertanya jawabdengan peserta tentang upacara ini.

Teori ini hasil salinan dari buku KMD Hal. 147 tahun 1983 tertanda tangani oleh Letjen TNI (Purn) Mashudi.