body{display:block; -khtml-user-select:none; -webkit-user-select:none; -moz-user-select:none; -ms-user-select:none; -o-user-select:none; user-select:none; unselectable:on;}

Sabtu, 28 Oktober 2017

Cara Membuat API Unggun Kejutan tanpa Korek

     Halloo... kaka berjumpa lagi dengan saya di sini, di postingan kali ini saya akan berbagi pengetahuan/ pengalaman dalam membuat kreatifitas tanpa batas di Pramuka khususnya tentang membuat Api Unggun Kejutan Tanpa Korek Api. namun ingat 

MEDIA INI DILAKUKAN DENGAN RESIKO YANG TINGGI
HANYA ORANG-ORANG YANG MEMPUNYAI DISIPLIN TINGGI
SERTA MEMILIKI KERJASAMA YANG HEBAT
Sebab : media ini berhubungan dengan arus listrik dan bertentangan dengan air hujan

Baiklah langsung saja yah...

Pertama sebelum kita membuat terlebih dahulu untuk membuat perencanaan/ seketsa pola baik tata letak titik api dan cara setingnya, untuk membuat Api Unggun Kejutan Tanpa Korek Api kejutan perlu ada kerjasama dan niat benar-benar untuk membuatnya, bahan yang perlu di siapkan diantaranya yaitu :
1.   Bambu (U:30CM) @1 dan Bambu Panjang 1
2.   Ketas Deles atau kertas Wajik/tisu
3.   Kabel Kecil dan besar
4.   Isolasi /Plaster hitam
5.   Serbuk/bubuk mesiu pembuat petasan
6.   Tombol / saklar Phus Button yang buat bell
7.   Cairan Pembakar (Bensin, Pertamak atau Pertalit)
8.   Almunium silver (grenjeng) Bungkus Rokok
9.   Kawat yang di bentuk seperti sokbeker

jika bahan-bahan sudah disediakan saatnya eksekusi, langkah-langkah pembuatanya di mulai dengan :
1.   Do'a
2.   Ambil Almunium Silver bungkus Rokok dipotong dengan membentuk bangun kerucut 
      berlawanan (><), jika itu sudah di potong/dibuat selanjutnya
3.   Ambil Kabel Kecil Penghantar panas pengubah arus listrik menjadi api yang nantinya di 
      sambungkan dengan almunium silver (-><-)
4.   jika itu sudah di buat dengan baik selanjutnya mengambil bambu ukuran pendek sebagai media bumbung semburan api  hal ini tidak dengan harus bambu tetapi bisa di gantikan dengan media lain yang memiliki kesamaan bentuk dengan bambu, bambu tang di pake di sini itu memiliki ros/ pokol bawah sebagai penampung bahan bakar cair (Bensin, Pertamak atau Pertalit)


EXPLANATION UNTIL HERE, FOR SAFETY AND SAFETY IF LOOKING FORWARD TO CAN. CONTACT E-MAIL BELOW TO GET THERE ARE POLICIES AND REGULATIONS.

PENJELASAN SAMPAI DISINI, DEMI KEAMANAN DAN KESELAMATAN JIKA BERHARAP UNTUK BISA. HUBUNGI E-MAIL DI BAWAH INI UNTUK MENDAPATKAN KEBIJAKAN DAN PERATURAN YANG ADA.

Jika anda perlu untuk membuat ini hubungi email di bawah ini :
pramukaonline03amd@gmail.com



Sistem Among

SISTEM AMONG

        I.            APAKAH SISTEM AMONG
1.  Sistem among adalah cara pelaksanaan pendidikan dalam Gerakan Pramuka menurut ketentuan Anggaran Dasar Rumah Tangga Gerakan Pramuka.

2.  Sistem among adalah system pendidikan yang dilaksanakan dengan cara memberikan kebebasan kepada peserta didik untuk dapat bergerak dan bertindak dengan luluarsa dengan sejauh mungkin menghindari unsure-unsur perintah, keharusan, paksaan, sepanjang tidak merugikan, baik bagi diri peserta didik maupun bagi masyarakat sekitarnya, daengan maksud untuk menumbuhkan dan mengembangkan rasa percaya pada diri  sendiri, kreativitas dan oto aktifitas sesuai dengan aspirasi peserta didik.

3.     a.  sistem among adalah hasil pemikiran RM. Soewardi Suryaningrat, yang kemudian 
          dikenal dengan Ki Hajar Dewantara, Bapak Pendidikan Nasional Indonesia. Beliau juga 
           pendiri dan Bapak Pengurus Taman Siswa.
      b.  Ki Hajar Dewantara, yang pernah duduk sebagai Menteri Pendidikan Kabinet Pertama, 
           adalah salah satu pejuang kemerdekaan Indonesia. Beliau di lahirkan pada tanggal 2           Mei   1889 dan wafat pada tanggal 28 April 1959. Jasa-jasa beliau di bidang Pendidikan    sangat   besar maka tanggal 2 Mei di tetapkan pemerintah sebagai Hari Pendidikan 
          Nasional di   Indonesia.


4.  a.  kata "AMONG" berarti : mengasuh, memelihara, Menjaga, Merawat.
     b.  Orang yang melaksanakan  "AMONG" adalah "PAMONG".


Pelajari Juga Tentang
MENGAPA SISTEM AMONG

Jumat, 27 Oktober 2017

Macam Sandi Pramuka Terlengkap

SANDI

Kata sandi berasal dari bahasa sansekerta, yang artinya rahasia. karena itu maka tulisan rahasia disebut sandi, atau tulisan-tulisan yang di rahasikan huruf atau kata sandi sulit di mengerti kecuali kalau kita mengetahui kunci atau cara pemecahannya. 

Asal mula sandi ini berasal dari para pahlawan jaman dulu yang suka berkelana dan suka berpindah-pindat pempat tinggal, untuk itu mereka harus memiliki kata sandi dan bisa mempergunakanya berbagai bentuk sandi untuk mengecoh/mengelabui lawan-lawan atau musuh.

Sekitar tahun 3000 SM, di kerajaan babilonia telah di temukan tulisan cuneform. untuk mengirim berita rahasia antar kota mereka menulis pesan dikepala para budak yang baru di cukur. lalu menunggu sampai rambutnya tumbuh. kemudian budak itu di kirim ke tempat yang dituju, di tempat tujuan, kepala budak dicukur kembali untuk mengetahui pesan yang tersembunyi .

seperti di kemukakan sebelumnya, bahwa sandi adalah sebuah kata atau kalimat rahasia atau disembunyikan. dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia kata persandian berasal dari kata dasar sandi adalah rahasia atau kode. definisi sinonimnya dalam bahsa inggris cryptography, yang berarti pengetahuan, setudi, atau seni tentang tulisan rahasia.

berikut ini adik-adik Pramuka dapat mengasah otak dengan mempelajari berbagai contoh sandi. diharapkan setelah ini, adik-adik dapat membuat sandi untuk berkomunikasi secra rahasia dengan teman atau mahir memecahkan sandi-sandi yang dibuat orang lain.

MACAM SADI AKAN SEGERA SAYA POSTINGKAN 
MAAF SAAT INI ADIK BELUM BISA MEMPELAJARINYA LEWAT LAMAKU

Saya akan berusaha untuk dapat membuat meida ini lebih akurat  dan tepat dalam pembelajaran adik adik.

Pokok-Pokok Upacara dan Jenisnya

Tujuan Upacara dalam Gerakan Pramuka adalah membentuk manusia yang berbudi pekerti luhur sehingga menjadi warga negara Indonesia yang berpancasila seperti tercantum dalam Anggaran Dasar Serakan Pramuka.

Sasaran Upacara dalam Gerakan Pramuka, adalah agar setiap Pramuka :
     1.       Memiliki rasa cinta terhadap tanah air, bangsa dan agama
     2.       Memiliki rasa tanggung jawab dan disiplin pribadi
     3.       Selalu tertib di dalam hidup sehari-hari
     4.       Memiliki jiwa gotong-royong dan percaya kepada orang lain
     5.       Dapat memimpin dan di pimpin
     6.       Dapat melaksanakan upacara dengan khidmat dan tertib
     7.       Meningkatkan ketakwaanya kepada Tuhan Yang Maha Esa.

     1.       Pokok-Pokok Upacara Gerakan Pramuka
      Semua upacara dalam Gerakan Pramuka mengandung unsur-unsur pokok sebagai berikut.

           a.     Bentuk barisan yang digunakan oleh peserta upacara selalu di sesuaikan dengan perkembangan jiwa peserta didik.
1)       Bentuk barisan uapacara di satuan Pramuka siaga adalah lingkaran, karena perhatian dan  perkembangan jiwanya masih terpusat pada orang tua/ Pembina.
2)   Bentuk barisan Upacara Satuan Pramuka Prenggalang adalah bentuk angkare, karena perhatian dan perkambangan jiwanya telah mulai terbuka,
3)    Bentuk barisan upacara di Satuan Pramuka Penegak dan perkembangan jiwanya sudah terbuka luas.
4)   Jika peserta upacara itu terdiri dua golongan atau lebih, maka bentuk barisan yang digunakan di tentukan oleh pemimpin upacara atau pengatur upacara sesuai dengan keadaan setempat.

          b.       Penghormatan kepada Bendera Sang Merah Putih dilakukan :
1)      Pada waktu pengibaran dan penuruna (penyimpanan) sang Merah Putih.
2)      Pada waktu Sang Merah Putih dibawa masuk atau keluar ruang upacara.

          c.       Pembacaan kode kehormatan dalam bentuk ketentuan moral budi pekerti :
1)      Untuk Pramuka Siaga, Dwidarma
2)      Untuk Pramuka Penggalang, Pramuka Penegak, Pramuka Pandega, Dasadarma

         d.     Pada waktu pembacaan Dwidarma dan Dasadarma, para Pramuka itu melakukan Penghormatan, tetapi penghormatan dilakukan pada saat pengucapan Dwisatya atau Trisaya. Kewajiban berdo’a        kepada Tuhan Yang Maha Esa (dengan menundukan kepala) agar selalu mendapat rahmat dan          hidayah dalam segala kegiatan.

         e.      Rangkaian seluruh upacara dilakukan dalam suasana khidmat dan bersungguh-sungguh.

       1.       Pokok-Pokok Upacara
a.      Pada upacara di luar Gerakan Pramuka, pelaksanaanya di sesuaikan dengan ketentuan dan peraturan yang disusun  oleh penyelenggaranya
b.      Dalam pelaksanaan upacara dalam Gerakan Pramuka harus ada :
1)      Pengibaran Sang Merah Putih
2)      Pembacaan Pancasila
3)      Pembacaan Kode Kehormatan Pramuka, dan Do’a.

        2.       Jenis Upacara
a.      Macam Upacara dalam Gerakan Pramuka
1)      Upacara Umum
2)      Upacara Pembukaan/Penutupan Latihan
3)      Upacara Pelantikan
4)      Upacara Kenaikan
5)      Upacara Pindah Golongan, dan
6)      Upacara meninggalkan Ambalan/Racana

b.      Tempat upacara adalah :
1)      di dalam ruangan
2)      di luar/Lapangan

Baca Juga :
UPACARA YANG UMUM DI LAKUKAN

Tujuan Dan Sasaran Upacara

Inilah Tujuan dan Sasaran Upacara yang harus anda Ketahui:    

 Tujuan Upacara dalam Gerakan Pramuka adalah membentuk manusia yang berbudi pekerti luhur sehingga menjadi warga negara Indonesia yang berpancasila seperti tercantum dalam Anggaran Dasar Serakan Pramuka.


     Sasaran Upacara dalam Gerakan Pramuka, adalah agar setiap Pramuka :
     1.       Memiliki rasa cinta terhadap tanah air, bangsa dan agama
     2.       Memiliki rasa tanggung jawab dan disiplin pribadi
     3.       Selalu tertib di dalam hidup sehari-hari
     4.       Memiliki jiwa gotong-royong dan percaya kepada orang lain
     5.       Dapat memimpin dan di pimpin
     6.       Dapat melaksanakan upacara dengan khidmat dan tertib

     7.       Meningkatkan ketakwaanya kepada Tuhan Yang Maha Esa.

     Pelajari Juga

Tentang Upacara Yang Sebenarnya belum kamu ketahui

        Upacara. Seriap orang pasti tau tentang kata upacara, bahkan orang awam sekalipun memahaminya, sebab dengan upacara seseorang dapat mengembalikan semangat jiwa yang kuat. dan memiliki kepedulian yang tinggi di dalamnya, apalagi seorang Pramuka pastinya hal demikian sudah menjadi sebuah kegiatan awal di setiap pertemuannya.

UPACARA DALAM GERAKAN PRAMUKA


A.      PENDAHULUAN
Gerakan Pramuka sebagai suatu wadah pendidikan non formal di lingkungan ketiga, wajib mengarahkan dan mengatur semua tindakan dan langkahnya  sesuai dengan tujuan pendidikan khususnya tujuan dan sasaran Gerakan Pramuka, sehingga usaha tersebut merupakan proses pendidikan yang meningkat dan berkesinambungan.

1.       Usaha yang merupakan proses pendidikan yang meningkat dan berkelanjutan itu salah satu di antaranya adalah kegiatan upacara untuk melatih disiplin, patuh, tenggang rasa, tanggungjawab, kesadaran nasional dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

2.    Agar kegiatan upacara tersebut berfungsi secara tepat guna dan berdaya guna,  dipelikan penataan/pengaturan sesuai dengan prinsip prinsip dasar metodik pendidikan kepramukaan yang pelaksanaanya di sesuaikan dengan keadaan dan kemampuan di satuan masing-masing.

Pengertian Upacara
a.       Upacara adalah serangkaian perbuatan yang ditata dalam sesuatu ketentuan peraturan yang     wajib dilaksanakan dengan khidmat, sehingga merupakan kegiatan yang teratur dan tertib,   untuk membentuk suatu tradisi dan budi pekerti yang baik.

b.     Upacara umum yaitu upacara yang dilakukan untuk kegiatan tertentu dengan menggunakan   peraturan yang berlaku secara umum.

c.     Upacara Pembukaan Latihan dan Upacara Penutupan Latihan yaitu upacara yang dilakukan  dalam rangka melaksankan usaha memulai dan mengakhiri suatu pertemuan di lingkungan  Gerakan Pramuka

d.     Upacara Pelantikan yaitu :
 1)    Upacara yang dilakukan dalam rangka peresmian seorang calon menjadi anggota                     Gerakan Pramuka, sesuai dengan ketentuan berlaku.
2)    Upacara yang dilakukan dalam rangka Pengangkatan Pemegang Jabatan tertentu dalam satuan.

e.   Upacara Kenaikan Tingkat, yaitu upacara yang dilakukan dalam rangka pengesahkan kenaikan tingkat kecakapan umum yang di capai oleh seorang anggota Gerakan Pramuka sesuai dengan syarat kecakapan umum yang berlaku.

f.      Upacara Pindah Golongan, yaitu upacara yang di lakukan dalam rangka pemindahan anggota dari suatu golongan ke golongan lain yang lebih tinggi dalam usia sesuai dengan ketentuan yang berlaku

g. Upacara Meninggalkan Ambalan/Racana, yaitu upacara yang dilakukan dalam rangka mengantar pramuka penegak dan /atau pramuka pandega untuk terjun ke masyarakat dan berbakti secara langsung sesuai dengan bidangnya.

h. Pembina Upacara adalah Pembina dalam upacara yang menerima penghormatan, mengesahkan pelaksanaan upacara dan merupakan pimpinan tertinggi dalam upacara itu.

i.      Pengatur upacara (Protokol) adalah petugas yang menyusun dan mengatur pelaksanaan tertib acara dalam upacara, yang berkewajiban mengendalikan jalannya upacara.

j.       Pemimpin upacara adalah petugas yang memimpin barisan peserta upacara

k.     Pembawa acara adalah petugas yang membaca tertib acara dalam suatu upacara

l.      Peserta upacara adalah satuan-satuan yang berada di bawah pimpinan pimpinan upacara.

m. Petugas upacara adalah orang-orang yang menunaikan tugas tertentu dalam suatu upacara misalnya : pengibar bendera, pembaca Dasa Dharma, pemimpin lagu dan lain-lain

Pelajari Juga

PIONERING

         Apakah yang di maksud dengan pionering ? Pionering adalah membuat bangunan darurat yang dapat di gunakan dalam kehidupan sehari-hari. Bangunan darurat ini dapat berupa menara, jembatan, gapura, Perlengkapan Perkemahan dan lain-lain. Pionering dapat dibuat dengan menggunakan bahan utama yaitu kayu, bambu, rotan besi dan lain-lain.



Gambar di di atas merupakan sebuah contoh pionering, yakni MENARA KAKI ENAM yang untuk membangunnya dibutuhkan kemampuan tali-temali yaitu simpul dan ikatan.
menara kaki tiga bisa digunakan untuk tiang gapura kiri kanan, sekaligus atasnya bisa digunakan untuk istirahat para penggalang.

Berikan KOMENTAR