body{display:block; -khtml-user-select:none; -webkit-user-select:none; -moz-user-select:none; -ms-user-select:none; -o-user-select:none; user-select:none; unselectable:on;}

Kamis, 30 November 2017

SAKA WIRA KARTIKA

SAKA WIRA KARTIKA

SEJARAH SAKA WIRA KARTIKA

Terbentuknya Saka Wirakartika


    TNI AD melakukan kerja sama pembinaan serta pengembangan pendidikan bela negara dan kepramukaan dengan Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka. Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD) Jenderal Djoko Santoso dan Ketua Kwarnas Azwar Anas menandatangani naskah kerja sama di Kodam Jaya, Jakarta, Minggu (28/10).

      Menurut KASAD, TNI AD membentuk “Saka Wira Kartika” sebagai wadah gerakan pramuka di jajarannya. Pasalnya, hampir satu dasawarsa ini harus diakui keikutsertaan AD secara langsung dalam membina pramuka belum mengemuka.

      Pembentukan ini juga menindaklanjuti pencanangan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tentang revitalisasi gerakan pramuka Indonesia. “TNI AD mengambil peran dalam rangka pembinaan generasi muda melalui gerakan pramuka agar menjadi generasi muda berkarakter dan siap menjadi kader-kader pemimpin bangsa,” ujar KASAD.

      Untuk tahap awal, koordinasi dengan kwartir masih sebatas tingkat kabupaten (Komando Distrik Militer/Kodim). Ke depan akan dikembangkan setingkat kecamatan, bahkan kelurahan dan desa. Dengan langkah ini, TNI AD mengkonkritkan kembali perannya sebagai kekuatan pertahanan negara, sekaligus kekuatan moral dan kekuatan kultural bangsa.

     Untuk mengefektifkan pembinaan kepramukaan, KASAD menjelaskan, akan memerintahkan komandan satuan di jajaran TNI AD membentuk dan membangun gugus depan teritorial. Saat ini, telah ada 115 gugus depan yang dibantu TNI AD. “Gugus depan satuan tersebut akan membantu personel, materiil, moril, organisatoris, fasilitas, dan peralatan untuk membantu gerakan pramuka,” ucap KASAD. Secara konkret hal ini akan dibicarakan dalam rapat koordinasi teknis (rakornis) Asisten Teritorial KASAD dan para Danrem, Selasa (30/10) mendatang.

      Rapat tersebut, sekaligus memberi pembekalan dan orientasi pramuka, sehingga komandan satuan memahami benar tentang kepramukaan. KASAD membantah langkah ini sebagai upaya penambahan kekuatan TNI AD. Katanya, hal ini semata-mata untuk membangun kualitas sumber daya manusia dan meningkatkan semangat kebangsaan sejak dini. “Sama sekali bukan upaya penambahan kekuatan angkatan darat. Kalau orang mempunyai nasionalisme dan bela negara yang tinggi otomatis akan memperkuat pertahanan negara. Itu modal yang sangat strategis dalam pertahanan,” ujar KASAD.

     Saka Wira Kartika baru berupa saka rintisan yang mulai dilaksanakan pada akhir tahun 2007. Pembentukannya berdasarkan Peraturan Bersama Kepala Staf Angkatan Darat dengan Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka nomor 182/X/2007 dan 199 tahun 2007 tanggal 28 Oktober 2007 tentang kerjasama dalam usaha pembina dan pengembangan pendidikan bela negara dan kepramukaan.

     Pengorganisasian Saka binaan TNI-AD ini, tidaklah jauh berbeda dengan Satuan Karya pada umumnya. Namun Demikian Saka Wira Kartika ini memiliki Program Pendidikan yang dibentuk dalam Satuan Krida antara Lain :
1.         Krida Survival
2.         Krida Pioneer
3.         Krida Mountainering
4.         Krida Navigasi Darat
5.         Krida Bintal Juang

ImageTiap Krida memiliki Spesifikasi materi pendidikan yang berbeda dengan krida lainnya.
Sudah barang tentu, di wilayah lainnya akan segera menyusul pembentukan Saka Wira Kartika. Generasi ini membutuhkan pendidikan dan latihan dalam upaya menghadapi tantangan ke depan, berpacu dengan kemajuan jaman dan tehnologi yang ternyata juga memiliki dampak dan pengaruh negatif

SAKA WANA BAKTI

SAKA WANA BAKTI

Arti Saka Wanabakti

Arti WANA adalah Hutan, BAKTI adalah Mengabdi, jadi secara Selintas bahwa saka wanabakti adalah satuan karya yang mengabdi kepada hutan.

wanabakti sendiri berlambang coklat yang berarti kesuburan tanah dan pohon yang hijau berarti tumbuhnya subur juga.

Arti lambang wanabakti mencerminkan bahwa saka wanabakti mencintai dan m=ingin melestarikan hutan dan alam ini agar tercipta keseimbangan yang baik. Sebetulnya arti saka wanabakti adalah implementasi dari kehidupan sehari hari


LAMBANG SAKA WANA BAKTI

Sesuai dengan SK Nomor : 017/KN/Tahun 1996
Tentang Perubahan lambang (Badge) saka Wanabakti
Bentuk :

Segi lima sisi ukuran 5 cm
Isi lambang
a. Gambar Lambang Departemen Kehutanan
b. Gambar Lambang Gerakan Pramuka
c. Tulisan huruf Kapital berbunyi Saka Wanabakti

Warna dan Artinya :

a.               Warna dasar cokelat, melambangkan tanah yang berkat usaha-usaha penghijauan, reboisasi dan konservasi tanah dan usaha lainnya yang dilakukan terus menerus.
b.               Pohon Hijau adalah lambang kesuburan dan kemakmuran bumi.
c.                Pohon dan akar berwarna hitam, melambangkan hutan sebagai sarana penunjang pembangunan Nasional perlu dikelola secara produksi dan lestari.
d.               Gambar berwarna biru,melambangkan fungsi hutan sebagai pengatur tata air yang sangat penting artinya mengingat air adalah salah satu sumber kehidupan manusia yang mutlak diperlukan


Rabu, 29 November 2017

SAKA TARUNA BUMI

SAKA TARUNA BUMI


Satuan Karya Pramuka (Saka) Tarunabumi adalah wadah bagi para Pramuka untuk meningkatkan dan mengembangkan kepemimpinan, pengetahuan, pengalaman, keterampilan dan kecakapan para anggotanya, sehingga mereka dapat melaksanakan kegiatan nyata dan produktif serta bermanfaat dalam mendukung kegiatan pembangunan Pertanian, Peternakan, Perikanan dan Perkebunan
Adapun Gambar logo Saka Taruna Bumi

SAKA KENCANA

SAKA KENCANA


Satuan Karya Pramuka Kencana adalah wadah kegiatan dan pendidikan untuk meningkatkan pengetahuan keterampilan praktis dan bakti masyarakat, dalam bidang Keluarga Berencana, Keluarga Sejahtera dan Pengembangan Kependudukan. Pembinaan Saka Kencana berada di bawah Gerakan Pramuka yang bekerjasama dengan Badan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).
Adapun Gambar logo Saka Kencana

Badan kependudukan dan Keluarga Berencana nasional

SAKA BAKTI HUSADA

SAKA BAKTI HUSADA

Saka Bakti Husada adalah wadah pengembangan pengetahuan, pembinaan keterampilan, penambahan pengalaman dan pemberian kesempatan untuk membaktikan dirinya kepada masyarakat dalam bidang kesehatan.


Saka Bakti Husada diresmikan pada tanggal 17 Juli 1985, dengan dilantiknya Pimpinan Saka Bakti Husada Tingkat Nasional oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka yang kemudian dicanangkan oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia pada tanggal 12 November 1985 sebagai Hari Kesehatan Nasional di Magelang.

Saka Bakti Husada bertujuan untuk mewujudkan kader pembangunan di bidang kesehatan, yang dapat membantu melembagakan norma hidup sehat bagi semua anggota Gerakan Pramuka dan masyarakat di lingkunganya. Kegiatan kesakaan dilaksanakan di gugusdepan dan satuan karya Pramuka disesuaikan dengan usia dan kemampuan jasmani dan rohani peserta didik. Kegiatan pendidikan tersebut dilaksanakan sedapat-dapatnya dengan praktek berupa kegiatan nyata yang memberi kesempatan peserta didik untuk menerapkan sendiri pengetahuan dan kecakapannya dengan menggunakan perlengkapan yang sesuai dengan keperluannya.
Adapun Gambar logo Saka Bakti Husada

Krida-krida dalam Saka Bakti Husada, sebagai berikut.
1.         Krida Bina Lingkungan Sehat
2.         Krida Bina Keluarga Sehat
3.         Krida Penanggulangan Penyakit
4.         Krida Bina Gizi
5.         Krida Bina Obat
6.         Krida Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)

SAKA DIRGANTARA

SAKA DIRGANTARA

Satuan Karya Pramuka (Saka) Dirgantara adalah wadah kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis di bidang kedirgantaraan guna menumbuhkan kesadaran untuk membaktikan dirinya dalam pembangunan nasional.


Tujuan dibentuknya Saka Dirgantara adalah untuk memberikan suatu wadah kegiatan dan latihan di bidang kedirgantaraan bagi anggota Gerakan Pramuka melalui kegiatan nyata dan praktis di bidang kedirgantaraan yang berguna, baik untuk dirinya sendiri maupun untuk masyarakat, bangsa dan negara.

Kegiatan kesakaan dilaksanakan di gugusdepan dan satuan karya Pramuka disesuaikan dengan usia dan kemampuan jasmani dan rohani peserta didik. Kegiatan pendidikan tersebut dilaksanakan sedapat-dapatnya dengan praktek berupa kegiatan nyata yang memberi kesempatan peserta didik untuk menerapkan sendiri pengetahuan dan kecakapannya dengan menggunakan perlengkapan yang sesuai dengan keperluannya.

Adapun Gambar logo Saka Dirgantara

Yang dapat menjadi anggota Saka Dirgantara adalah :
*    Pemuda berusia 16-25 tahun, dengan syarat khusus
*    Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega

Saka Dirgantara meliputi 3 (tiga) krida, yaitu :
1.      Krida Olahraga Dirgantara
2.      Krida Pengetahuan Dirgantara
3.      Krida Jasa Kedirgantaraan

Krida Olahraga Dirgantara, terdiri atas 5 (lima) SKK :
1.      SKK Pesawat Bermotor
2.      SKK Pesawat Tak Bermotor
3.      SKK Aero Modelling
4.      SKK Terjun Payung
5.      SKK layang Gantung.

Krida Pengetahuan Dirgantara, terdiri atas 5 (lima) SKK :
1.      SKK Navigasi Udara
2.      SKK Pengatur Lalulintas Udara
3.      SKK Meteorologi
4.      SKK Fasilitas Penerbangan
5.      SKK Aerodinamika.

Krida Jasa Kedirgantaraan, mempunyai 4 (empat) SKK :
1.         SKK Teknik Mesin Pesawat Udara
2.         SKK Komunikasi
3.         SKK Struktur Pesawat
4.         SKK Search And Rescue (SAR).

Hasil yang diharapkan setelah mengikuti kegiatan Saka Dirgantara adalah :
1.         Memiliki Kecakapan dan keterampilan serta sikap dan usaha tertentu di bidang kedirgantaraan.
2.         Memiliki rasa bangga memperoleh TKK yang bermanfaat bagi dirinya dan masyarakat.
3.         Memperoleh kecakapan khusus yang diakui oleh instansi pemerintah maupun swasta serta masyarakat sehingga bermanfaat secara nyata untuk dapat memperoleh pekerjaan.
4.         Mampu menimbulkan rasa cinta Dirgantara di kalangan Pramuka, Pemuda dan masyarakat.

SAKA BAHARI

SAKA BAHARI

Saka Bahari sendiri merupakan salah satu Satuan Karya Pramuka yang bersifat nasional. Saka Bahari adalah wadah pembinaan bagi Pranuka Penegak dan Pramuka Pandega dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis di bidang kebaharian yang berguna bagi diri pribadi, keluarga, dan lingkungan serta dapat menjadi bekal dalam mengembangkan lapangan kerja.


Bentuk, Gambar, dan Warna Lambang Saka Bahari
Lambang Saka Bahari telah diatur dalam Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 158 Tahun 2011, Bab IX tentang Lambang, Bendera, Tanda Jabatan, Papan Nama, dan Stempel. Dalam Petunjuk Penyelenggaraan tersebut disebutkan bahwa lambang Saka Bahari dibuat dari kain, berbentuk segi lima beraturan dengan panjang sisi masing-masing 5 cm dan besar setiap sudutnya 1080.
Dalam lambang tersebut terdapat gambar dan warna yang meliputi :
  1. Bidang segi lima beraturan ini diberi gambar bingkai keliling berbentuk tali berpilin, selebar 3 mm, berwarna kuning emas. Panjang sisi luar bingkai tali ini masing-masing 4,5 cm. Di bagian luar bingkai tali ini diberi bingkai berwarna biru tua.
  2. Dasar bidang segi lima beraturan ini dibagi menjadi dua bagian oleh sebuah garis lurus mendatar, sehingga ada bagian atas dan bagian bawah, masing-masing setinggi setengah tinggi segi lima beraturan. Bagian atas berwarna biru langit (biru muda) dan bagian bawah berwarna biru tua (biru laut).
  3. Di tengah bidang segi lima beraturan ini terdapat gambar: 
1.         Sebuah jangkar berwarna kuning emas;
2.         Rantai yang melilit jangkar berwarna hitam;
3.         Dua buah silhoutte tunas kelapa berpasangan berwarna putih, yang menutup sebagian dari jangkar dan rantai tersebut diatas;
4.         Di bawah gambar jangkar terdapat gambar pita selebar 0,75 cm berwarna kuning emas, bertuliskan huruf kapital Saka Bahari berwarna merah.
Gambar selengkapnya adalah sebagai berikut :
Arti Lambang Saka Bahari
Arti lambang Saka Bahari bisa diuraikan dalam tiga bagian yang meliputi : arti gambar Saka Bahari, arti warna Saka Bahari, dan arti lambang Saka Bahari secara keseluruhan. Adapun arti gambar Saka Bahari adalah :
1.        Bentuk segi lima beraturan melambangkan falsafah bangsa Indonesia yaitu Pancasila.
2.        Tali melingkar melambangkan persatuan dan persaudaraan yang erat.
3.        Jangkar dan rantai melambangkan kegiatan kebaharian.
4.        Tunas kelapa berpasangan melambangkan Pramuka putra dan putri yang masih    murni; disamping mempunyai makna seperti arti lambang Gerakan Pramuka pada  umumnya.
5.       Pita yang melambai bertuliskan  SAKA BAHARI melambangkan kejayaan Saka Bahari.

Arti warna dalam lambang Saka Bahari adalah :
1.      Warna dasar biru muda dan biru tua melambangkan langit dan laut yang menggambarkan potensi bahari yang luas dan penuh harapan.
2.       Kuning emas menggambarkan keagungan dan kejayaan.
3.       Putih menggambarkan kesucian dan kemurnian.
4.       Merah menggambarkan keberanian.
5.       Hitam menggambarkan kedalaman laut, ilmu dan keabadian.

Dari arti gambar dan warna sebagaimana tersebut di atas, secara keseluruhan lambang Saka Bahari mengandung arti bahwa dengan menghayati dan mengamalkan Pancasila dalam kehidupannya sehari-hari anggota Saka Bahari menyadari akan tanggung jawabnya sebagai tunas harapan bangsa, berusaha meningkatkan ilmu, kecakapan dan kemampuannya memanfaatkan, melestarikan / mengabadikan potensi bahari serta membina jiwa kebaharian warisan nenek moyang bangsa Indonesia menjadikan laut sebagai alat pembinaan rasa persatuan dan kesatuan bangsa, membina keberanian untuk menghadapi segala tantangan, demi abadinya kejayaan keagungan dan kemerdekaan bangsa dan negara Indonesia.

Pemakaian Lambang Saka Bahari
1.         Lambang Satuan Karya Pramuka Bahari dikenakan atau dipakai pada waktu mengikuti kegiatan kepramukaan dan selama yang bersangkutan masih aktif sebagai anggota Saka Bahari.
2.         Lambang Saka Bahari ditempatkan pada lengan baju sebelah kiri, kira-kira 3 cm di bawah jahitan pundak bahu, sedangkan pada lengan baju kanan ditempatkan tanda lokasi, dipasang sekitar 4 cm dari jahitan baju.
3.         Lambang Saka Bahari dipakai oleh anggota Saka Bahari, Dewan Saka Bahari, Pamong Saka Bahari, Instruktur Saka Bahari, Pimpinan Saka Bahari dan Majelis Pembimbing Saka Bahari.